REVIEW: CENTURY VALUE ALCOHOL SWAB

Halo beauty mania, kali ini aku akan review Century Value Alcohol Swab. Hari ini semua pekerjaan kita dimudahkan oleh adanya perkembangan teknologi, misalnya saja munculnya berbagai alat-alat untuk perlengkapan make up agar kita hisa melakukannya sendiri di rumah seperti alat facial. Alat-alat itu bisa kita gunakan sendiri di rumah dan sangat mudah untuk digunakan. Tapi apakah kalian ketahui bahwa alat-alat itu aman digunakan menyentuh kulit wajah? Belum tentu. Terkadang kita suka melewatkan hal yang sangat penting yang satu ini, yaitu membersihkan alat facial itu. Lho sudah bersih kok, kan sudah di lap dengan tissue atau sudah di cuci kok dengan air, itu pasti yang terlintas dalam hati teman-teman, termasuk saya sebelum tahu pentingnya hal yang satu ini. Hal yang paling penting sebelum menggunakan alat-alat tersebut adalah untuk membersihkannya dengan alcohol swab. Apasih alcohol swab itu? Seberapa pentingnya sih?

Continue reading “REVIEW: CENTURY VALUE ALCOHOL SWAB”

REVIEW – Banana Boat Sport Sunscreen Lotion SPF 100 PA+++

Banana Boat Sport Sunscreen Lotion SPF 100 PA+++

Haloo teman-teman semuanya, sekarang saatnya aku mereview produk Banana Boat Sport Sunscreen Lotion SPF 100 PA+++. Bagi kalian yang suka renang, traveling, dan ngebolang pastinya sudah hafal betul dengan produk ini. Aku sendiri kalau butuh sunblock pasti langsung tertuju dengan si Banana Boat ini. Ini dia pengalaman aku..

Continue reading “REVIEW – Banana Boat Sport Sunscreen Lotion SPF 100 PA+++”

Wahai Senja

Wahai senja yang kemuning malu-malu, menyiratkan semburat kemerahan, ronamu, yang membuat ku-iri dengan cantikmu. Senjaku, ku tak pernah bisa berlari untuk menggapaimu, juga menggapitmu, membawamu dalam pelukan mesra. Karena aku hanya bisa termangu menatapmu tiap hari-hariku, dari celah-celah jendela yang terbuka, atau ketika tak sengaja kutemukan bangku taman saat kau mulai datang. Senja..senja..senja..

Senjaku di langit, tak akan berpaling, tak akan pernah pergi, dia menemani dalam hati dan jiwa, juga batin, mata, ingatan, kenangan, dan keabadian. Kukecup engkau dengan tatapan rinduku, senja. Kumanja kau dengan mataku yang selalu mengintipmu dalam bilik-bilik persembunyianku.

Lalu aku mulai bangkit dari singgasana rotan yang meliuk indah di sudut bilik. Kuambil setangkai mawar, kali ini berwarna putih besih. Kurapikan tuksedo putih berbahan pintalan dari negeri jauh di seberang. Kupastikan cermin merestuiku, dan alam raya ikut berkhidmat. Sepatu pantofel hitam yang telah tersemir memantulkan cahayamu yang selalu malu-malu, juga rambut-rambut halus pada atas bibir telah ku punahkan demi pesona sang rupawan. Pelan-pelan kuberjalan menuju altar di pekarangan yang dilatari lautan teduh, gemetar, oleh sambutan sang jagad. Ku taruh setangkai mawar putih dalam vas indah pada sebuah meja putih di depanmu. Juga cincin pengikat kita.

“Kusunting kau, senja.” lirihku dalam kesunyian.

Kilatan cahaya dari seorang fotografer merupakan salah satu saksi kita. Burung-burung adalah wali kesucian abadi aku dan kamu.  Abadi dan indah, hanya indah, tanpa luka. Wahai senjaku.

Jatinangor, 18 September 2013